Karomah Sang Kiyai
alawysyihab
16.12
0
Karomah Sang Kiyai
Oleh : Badrün Tajallá
Apa Yang Akan Terjadi Bila
Seorang Santri menceritakan Suatu Karomah Seorang Kyai?
Sebagai seorang Santri, apabila melihat langsung atau mendengar
cerita atau suatu kabar mengenai Karomah dari seorang Kyai, hendaknya ia
merahasiakan dan tidak menceritakan perihal Karomah Kyai tersebut. Kenapa? Karena
biasanya seorang Kyai akan dipuja, disanjung, dan diagungkan-agungkan apabila
Karomahnya sudah diketahui banyak orang.
Kalau sudah begitu, dengan sifat menghambanya pada Sang Maha Kuasa,
seorang Kyai akan merasa malu dunia akhirat. Beliau merasa tidak pantas apabila
disanjung dan diagung-agungkan oleh khalayak umum. Karena beliau sadar dan tahu
bahwasannya yang patut dipuja, disanjung, dan diagungkan hanyalah Allah Azza
Wajalla semata. Pada dasarnya, Seorang Kyai hanyalah hamba (Abdun) Allah
seperti hamba-hamba lainnya yang banyak salah dan lupa.
Kalau seorang Kyai sudah merasa malu dunia akhirat karena
Karomahnya telah diketahui oleh banyak orang, beliapun biasanya langsung
berdo’a kepada Allah, meminta agar segera dipulangkan menghadap kepada-Nya. Yang
artinya, beliau meminta agar segera dicabut nyawanya secepatnya.
Coba kita tengok saja, semisal Mbah Mangli Kudus, Mbah Sahal Pati,
Mbah Hamid Pasuruan, dan para Waliyu Allah lainnya. Beliau-beliau wafat satu,
dua tahun setelah salah satu Karomahnya telah diketahui dan dibicarakan banyak
orang.
Pertanyaannya, sudah siapkah kita, apabila Kyai kita wafat pulang
ke Rahmatullah dan meninggalkan kita? Sudah tentu kita akan menjawab “Belum siap”, bukan???
Ya Allah, Ya Tuhan Kami, Tuhan Pengabul segala do’a… Panjangkanlah
umur kami, umur kedua orang tua kami, umur Masyayikh kami, serta umur semua
orang Mukmin di dunia ini. Amiiiinnn…
Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat.!
Tidak ada komentar